Menjadi Indonesia,pameran seni rupa

Pameran terbuka untuk umum 17 – 27 Agustus 2017
Pembukaan Rabu 16 Agustus 2017, Pukul 15.00
Function Hall Plaza Indonesia Lantai 2
Jl. M.H. Thamrin No.28-30, Jakarta Pusat 10350

Pameran bertajuk Menjadi Indonesia di Plaza Indonesia ini dihasratkan untuk “menghadirkan Indonesia” melalui cara pandang dan imajinasi 45 orang perupa (terdiri atas 35 pelukis dan 10 pematung).  Para perupa ditantang, sekaligus menantang dirinya sendiri untuk mengambil posisi kritis, memilih sudut pandang yang sesuai dengan suara nuraninya, diolah, diimajinasikan, dan diwujudkan menjadi karya-karya yang, seperti sudah disebut sebelumnya, memiliki daya gugah bagi khalayak luas. Seperti halnya ketika orang-orang muda seperti Soekarno, Mohamad Hatta, Syahrir, Tan Malaka, pada sekitar tahun 1920-an sudah mengimajinasikan wujud Indonesia. Juga ketika para perupa seperti Mas Pirngadi, Wakidi, Kartono Yudokusumo, termasuk S. Sudjojono memandang dan mengabadikan Indonesia. Dengan demikian, seniman/perupa dengan kemampuan imajinasi dan kemampuan membentuk, dapat memberikan andil bagi Indonesia untuk menumbuhkan sensitivitas dan sikap kritis khalayak luas melalui karya seni rupa.(Suwarno Wisetrotomo)

Seniman yang berpartisipasi :

Agung Sukendra, Akmal Jaya, Andrik Musfalri, Arie Kadarisman,Bambang Pramudiyanto, Basrizal Albara, Bayu Wardhana, Benny kampai, Budi Ubrux, Djoko Pekik, Dodik Irwandi, Dunadi, Diah Yulianti, Dyan Anggraini, Edo Plli, Erica Hestu Wahyuni, Feri E Candra (Buya), Hari Budiono. Heri Dono, Hojatul, Indi Haryadi, Ipong Purnomosidhi, Ivan Sagita, Joko Gundul, Joni Saputra, Katirin, Klowor Waldiyono, Komroden Haro, Laksmi Shitaresmi, Lugas Sylabus, Melodia Idris, Nasirun, Noor Ibrahim, Putu Sutawijaya, Ridi Winarno, Rismanto, Sanardi Adam, Sigit Santoso, Subroto SM, Taufik Ermas, Triana Nurmaria, Tri Suharyanto, Wayan Cahya, Widiantoro, Wiyono

Continue reading

Petrified Wood Sculpture

fossil3a

Indonesia is rich with fossil stone specially in banten, west java. This natural petrified wood were made into an exotic art by indonesian artist

Petrified Wood is a fossil in which the organic remains have been replaced by minerals in the slow process of being replaced with stone. This petrification process generally results in a quartz chalcedony mineralization. Special rare conditions must be met in order for the fallen stem to be transformed into fossil wood or petrified wood. In general, the fallen plants get buried in an environment free of oxygen (anaerobic environment), which preserves the original plant structure and general appearance. The other conditions include a regular access to mineral rich water in contact with the tissues, replacing the organic plant structure with inorganic minerals. The end result is petrified wood, a plant, with its original basic structure in place, replaced by stone. Exotic minerals allow the red and green hues that can be seen in rarer specimens

Rudi H, Petrified Wood, 2017 Satu Hati 102x32x58 cm rudi h

artsculpture